Juli 2017

Minggu, 16 Juli 2017

Komik Muhammad Al-Fatih#2- Kebangkitan


Lanjutan cerita dari komik Muhammad Al-Fatih kesatu yang berjudul Perang Varna akan diceritakan dibuku komik ini yang berjudul Kebangkitan. Awal cerita adalah saat Sultan Mehmet diturunkan tahtanya dan diserahkan kembali kepada Ayahnya yang bernama Murad, setelah diturunkan tahtanya, Mehmet kembali ke Amasya dengan menyimpan rasa sakit hati didadanya. Tapi Mehmet tidak pernah putus asa. Pada tahun 1451, Mehmet telah tumbuh dewasa. Keahlian dalam beradu pedang bertambah kuat, sampai wazirnya yang bernama Zaganosh Pasha tidak bisa mengalahkannya. Tapi pada saat itu, Ayah Mehmet, Sultan Murad telah wafat. Maka dari itu Mehmet harus kembali ke Edirne untuk menggantikan tahta Ayahnya. Pada saat itu, Sultan Mehmet mempersiapkan segala sesuatu untuk menaklukan Konstantinopel, mulai dari benteng, pasukan, persenjataan dan lain-lain. Pembangunan benteng selesai sangat cepat, hanya memakan waktu 4 bulan saja benteng itu sudah berdiri dengan kokoh.

Berbagai tantangan dan konflik akan dihadapi oleh Sultan Mehmet




Di Ambil dari buku karya 
Handri Satria Handjaya 

Kamis, 06 Juli 2017

Komik Khalid bin Walid


Khalid bin Walid adalah pemimpin perang yang sangat tangguh, dia hampir tidak pernah kalah dalam sebuah peperangan. Nah, di buku komik ini akan diceritakan tentang Khalid bin Walid menumpas musuh-musuh Islam dan kaum yang murtad


Awal cerita dari buku ini adalah peristiwa wafatnya nabi terakhir, yaitu Rasulullah Muhammad. Pada saat peristiwa itu terjadi dan sudah menyebar kemana-mana, kesedihan menyelimuti rakyat Madinah. Saking sedihnya rakyat Madinah atas kepulangan Rasulullah ke rahmatullah, diantara mereka ada yang terduduk hingga tak mampu berdiri karena saking sedihnya. Tapi ada salah satu sahabat yang mengingkari wafatnya Rasulullah, yaitu Umar bin Khattab, untung saat itu ada Abu Bakar yang menenangkan hati Umar. Setelah kepergian Rasulullah, Abu Bakar diangkat menjadi khalifah. Tapi justru peristiwa yang terjadi membuat banyak kaum yang murtad, kemurtadan terjadi dimana-mana. Dan pada saat itu, munculah seorang yang mengaku seorang nabi, yaitu Musailamah.


Karena itu, Abu Bakar memerintahkan Khalid bin Walid untuk menumpas si nabi palsu Musailamah. Dan saat itulah terjadi peperangan besar antara pasukan muslim dengan pasukan musailamah. Pasukan musailamah terpaksa mundur kedalama sebuah benteng karena sudah sangat terdesak oleh pasukan muslim. Gerbang benteng itu dikunci rapat rapat sehingga pasukan muslim tidak bisa lagi menyerbu pasukan musailamah. Tapi ada seorang sahabat bernama Al-Bara' bin Malik, dia meminta dirinya untuk dilempar masuk kedalam benteng untuk membukakan pintu gerbangnya dan disetujui oleh Khalid. Setelah itu dilemparlah Al-Bara kedalam benteng itu dan berhasil membukakan pintu gerbang benteng. Pasukan muslim berkerumun masuk menyerbu pasukan musailamah. Seorang pasukan bernama Wahsyi bin Harb ingin membunuh si nabi palsu. Dia mencari dengan jeli keberadaan musailamah dan saat dia sudah melihatnya, ia langsung membidik dan melamparkan tombaknya kearah musailamah dan akhirnya nabi palsu wafat.



Di Ambil dari buku karya 
Handri Satria Handjaya
Penerbit buku: Salsabila  

Senin, 03 Juli 2017

Komik Muhammad Al-Fatih#1-Perang Varna



 Sedikit Gambaran Tentang Buku


Komik tentang Muhammad Al-Fatih#1 bermula dari kelahiran anak ketiga Sultan Murad II yang bernama Mehmet. Mehmet adalah penyebutan nama Muhammad dalam lidah orang Turki. Mehmet memiliki dua kakak yang bernama Ahmet dan Ali, tapi pada saat itu semua kakak Mehmet telah meninggal. Ahmet meninggal karena telah diracuni oleh penyusup kastel sedangkan Ali terhunus dengan pedang oleh penyusup saat di Amasya. Mehmet satu-satunya anak yang tersisa, dan dia penerus yang akan memenuhi janji Allah dan Rasulnya yaitu menaklukkan Konstantinopel. Tapi semua itu tidak mudah, banyak rintangan yang harus dihadapi


Buku komik ini cocok sekali dibaca oleh anak-anak maupun dewasa. Gambar yang menarik membuat pembaca semakin antusias dalam membaca dan tau gambaran pada saat itu. Cerita juga sangat menarik karena dilengkapi dengan dalil Al-Qur'an dan hadits.   



Di Ambil Dari Buku Karya 
Handri Satria Handjaya