06.52
Iyas Tristan

Khalid bin Walid adalah pemimpin perang yang sangat tangguh, dia hampir tidak pernah kalah dalam sebuah peperangan. Nah, di buku komik ini akan diceritakan tentang Khalid bin Walid menumpas musuh-musuh Islam dan kaum yang murtad
Awal cerita dari buku ini adalah peristiwa wafatnya nabi terakhir, yaitu Rasulullah Muhammad. Pada saat peristiwa itu terjadi dan sudah menyebar kemana-mana, kesedihan menyelimuti rakyat Madinah. Saking sedihnya rakyat Madinah atas kepulangan Rasulullah ke rahmatullah, diantara mereka ada yang terduduk hingga tak mampu berdiri karena saking sedihnya. Tapi ada salah satu sahabat yang mengingkari wafatnya Rasulullah, yaitu Umar bin Khattab, untung saat itu ada Abu Bakar yang menenangkan hati Umar. Setelah kepergian Rasulullah, Abu Bakar diangkat menjadi khalifah. Tapi justru peristiwa yang terjadi membuat banyak kaum yang murtad, kemurtadan terjadi dimana-mana. Dan pada saat itu, munculah seorang yang mengaku seorang nabi, yaitu Musailamah.
Karena itu, Abu Bakar memerintahkan Khalid bin Walid untuk menumpas si nabi palsu Musailamah. Dan saat itulah terjadi peperangan besar antara pasukan muslim dengan pasukan musailamah. Pasukan musailamah terpaksa mundur kedalama sebuah benteng karena sudah sangat terdesak oleh pasukan muslim. Gerbang benteng itu dikunci rapat rapat sehingga pasukan muslim tidak bisa lagi menyerbu pasukan musailamah. Tapi ada seorang sahabat bernama Al-Bara' bin Malik, dia meminta dirinya untuk dilempar masuk kedalam benteng untuk membukakan pintu gerbangnya dan disetujui oleh Khalid. Setelah itu dilemparlah Al-Bara kedalam benteng itu dan berhasil membukakan pintu gerbang benteng. Pasukan muslim berkerumun masuk menyerbu pasukan musailamah. Seorang pasukan bernama Wahsyi bin Harb ingin membunuh si nabi palsu. Dia mencari dengan jeli keberadaan musailamah dan saat dia sudah melihatnya, ia langsung membidik dan melamparkan tombaknya kearah musailamah dan akhirnya nabi palsu wafat.
Di Ambil dari buku karya
Handri Satria Handjaya
Penerbit buku: Salsabila